Maskapai Garuda Indonesia menyiapkan 15 armada pesawat berbadan lebar (wide-body) selama musim Haji 2026. Belasan armada tersebut bakal menerbangkan 102.502 calon jamaah haji (calhaj) secara bertahap sesuai jadwal penerbangan yang ditetapkan bersama Pemerintah Indonesia.
"Sebanyak 102.502 calhaj Indonesia ini berasal dari 10 embarkasi dan diterbangkan melalui 276 kelompok terbang (kloter)," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan dikutip dari Antara, Rabu, 7 Januari 2026.
Ia menyebut 10 embarkasi tersebut meliputi Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta (Asrama Haji Banten) dan sebagian Jakarta (Pondok Gede), Solo, Yogyakarta, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.
Penyiapan 15 armada berbadan lebar dan pengaturan jadwal dilakukan berdasarkan perjanjian kerja sama Penyelenggaraan Transportasi Udara Haji periode 1447 - 1449 Hijriah (2026 - 2028), yang disepakati pada 17 Desember 2025.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Glenny Kairupan dan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji Kemenhaj Ian Heriyawan, serta disaksikan oleh Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf Hasyim dan Wakil Menteri Dahnil Anzar Simanjuntak.
"Melalui kesepakatan kerja sama yang ditandatangani lebih awal ini, maka kesiapan operasional penerbangan haji dapat turut menyelaraskan misi Pemerintah Indonesia secara berkelanjutan, yakni mendukung kemudahan perjalanan masyarakat Muslim dalam menunaikan ibadah haji," ungkap Glenny.
Ia menambahkan bahwa berbagai upaya terus dilakukan untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan, terutama bagi jamaah lanjut usia yang menjadi prioritas layanan.
2026 © Garuda Indonesia. All Rights Reserved. | Syarat & Ketentuan
22 April 2026 / 5 Zulqaidah 1447 H